Bumilangit Dan Koloni Meluncurkan Komik Gundala The Official Movie Adaptation [RILIS]

Bumilangit Dan Koloni Meluncurkan Komik Gundala The Official Movie Adaptation [RILIS]

JAKARTA – RakyatBumilangit.com | Bisa dibilang saya cukup beruntung dapat membeli komik ini di Gramedia saat saya sedang ada urusan di Bandung, karena tinggal 1 dan setelah itu saya mendengar kabar kalau banyak yang lagi kehabisan komiknya.

Saya memutuskan membeli komik ini setelah membaca review bukunya yang bikin penasaran, dikabarkan isinya lebih difokuskan kepada Pengkor dan anak-anak yatimnya. Bisa dibilang sebagian puzzle kosong di film Gundala diceritakan disini.

Bagi yang sudah nonton Filmnya lalu membaca komik Adaptasi Film ini, sudut pandang terhadap Pengkor dan Sang Pembisik akan berubah. Kabarnya, saat ini (03/10/2019) komik ini sedang masuk cettakan ke-3. Kamu sudah punya?

Kalau kamu punya teori atau informasi terbaru yang berhubungan dengan artikel ini, silahkan tinggalkan komentar dibawah ini, atau posting informasi kamu di Group Facebook Kathā Rakyat Bumilangit. (eFKa)

[ARTIKEL BUMILANGIT.com]

Jakarta, 10 September 2019 | KOLONI (imprint penerbit M&C! yang secara khusus menerbitkan komik lokal yang berdiri pada 2003) bekerja sama dengan Gramedia dan Bumilangit meluncurkan komik Gundala: The Official Movie Adaptation pada Minggu, 1 September 2019, di Cozy Field Gramedia Pondok Indah. Acara ini dihadiri oleh para komikus Gundala: The Official Movie Adaptation; Oyasujiwo, Adian Syaf, Doni Cahyono, dan Ecky.

Komik yang diadaptasi dari film ini menceritakan lebih jauh tentang hubungan Sancaka dan Pengkor di masa lalu, sekaligus membahas masa lalu anak-anak Pengkor yang menjadi lawan Sancaka dalam film Gundala. Komik ini ditulis agar para pembacanya dapat menghubungkan cerita-cerita yang telah mereka saksikan dalam film Gundala dengan potongan-potongan cerita baru dalam komik.

Dengan kata lain, komik Gundala: The Official Movie Adaptation ini menjadi bagian penting bagi penonton yang ingin mengulik lebih jauh mengenai karakter-karakter di film Gundala yang telah tayang di bioskop mulai 29 Agustus 2019.

Terkait hal ini, Joko Anwar mengatakan, “Menonton film adalah pengalaman sinematis yang mengasyikkan. Komik Gundala: The Official Movie Adaptation dibuat agar pengalaman sinematis menonton film Gundala bisa dibawa pulang dan diingat kapan saja. Komik ini benar-benar menjadi showcase untuk talenta-talenta komik terbaik Indonesia. Menggelegar di tiap halamannya. Kalau saya bisa menggambar seluar biasa ini, saya nggak akan bikin film.”

Gundala diciptakan oleh Harya Suraminata (Hasmi) ketika masih menjadi mahasiswa Akademi Seni Rupa Indonesia Yogyakarta (sekarang ISI) pada 1969, ketika berusia 23 tahun. Pada masanya, Gundala dianggap sebagai terobosan di dunia komik Indonesia karena mengisahkan jagoan dengan penokohan yang unik, latar cerita khas Indonesia, dan membawa unsur fiksi ilmiah. Hasmi telah menerbitkan 23 serial komik Gundala dan 1 komik strip Gundala.

News Source:Bumilangit.com
Image Source: FB Bumilangit

Bantu sebarkan ke Rakyat yang lain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*